Hampir semua orang selalu pengen tampil trendi dan kece. Semua orang, sih, tepatnya. Pandangan saya, penampilan seseorang itu merepresentasikan bagaimana dia menghargai dan menghormati diri sendiri. Setuju? 🙂

Selain harus ditunjang kesehatan jasmani dan rohani, penampilan kece ditunjang faktor dari luar, misalnya baju apa yang digunakan, sepatu dan tas serta aksesoris yang dikenakan matching atau ngga. Semenjak masa kuliah beberapa tahun lalu, saya jadi mengenal dengan istilah reuse. Iya, memakai barang kembali alias memakai barang bekas. 

 

Contoh barang reuse kece! Ide-ide pakai barang bekas lainnya bisa kamu lihat di sini

Sebagai anak tengah, yang punya kakak dan adik, saya paham betul pengertian istilah reuse karena suka dapat baju lungsuran kakak. Hehehe.. 😀 Bukan cuma baju, karena seragam, buku pelajaran dan beberapa barang memang dilungsurkan dari kakak saya. Lalu bagaimana nasib anak bungsu? Hehehe.. Silakan dipikirkan sendiri, ya.. Nggak tega melanjutkan 😀 

Nah, kembali ke cerita jaman kuliah.. Sewaktu kuliah, saya dan teman-teman se-genk sering berbelanja baju bekas di flea market di pusat Jakarta. Di situ kami puas memilih barang-barang bekas (biasanya baju, sweater, jaket hingga tas) dengan kualitas bagus dan harganya tentu saja miring. Pernah saya mendapat sebuah sweater berwarna kuning merk Uniqlo yang masih bagus (sepertinya baru 1-2 kali dipakai) dengan harga murah! Hingga sekarang masih ada, lho, barangnya dan masih bagus. Warna kuningnya pun ngga pudar. *dancing*   

situasi di sebuah flea market.

Di era digital macam sekarang, konsep belanja barang bekas juga populer. Tentunya bukan melalui toko offline lagi, melainkan melalui website dan iklan baris online. Salah satu yang menarik perhatian saya di dunia maya itu gimana caranya dapetin barang kece dengan harga miring? Harap maklum.. Buat perempuan, prinsip ekonomi berlaku di segala lini: “Dengan usaha sekecil-kecilnya, mendapat keuntungan sebesar-besarnya” Hehehe 😀 😀

Tak disangka, saya malah ngga sengaja dapat tas selempang bahan leather merek ternama asal Amerika Serikat di sebuah situs pencari iklan (sebut saja olx #eh). 

iklan baris di olx

Iseng-iseng saya menghubungi si penjual tas untuk melihat langsung jualannya. Kenapa begitu? Ya, namanya kita beli barang yang nggak baru, wajib dong dicek kondisinya seperti apa. Persepsi orang, kan, beda-beda. 🙂 Selain itu, search classified ads macam olx.co.id memang menyarankan agar transaksi dilakukan dengan sistem COD alias Cash On Delivery. Dengan kata lain, mesti ketemuan antara seller dengan buyer. Maka janjianlah kami di sebuah convinient store di kawasan Senayan. Tasnya nggak mulus banget, ada beberapa minus dan noda. Namun karena saya lihat barangnya cukup kece, noda bisa saya hilangkan menggunakan leather cleaner, plus harga yang ditawarkan bersaing, saya putuskan untuk membeli barang tersebut. 🙂 Terima kasih untuk teknologi yang memudahkan, terima kasih untuk iklan barisnya olx!  

Nah, kalau kamu lagi pengen beli apa, nih? 

tas bekas rasa baru. kece kan?

banyak stratch ciri khas kulit
  
my lovely bag
 

Tambahan: pemotretan 3 tas ini dengan 2 pencahayaan berbeda. Jadi harap maklum warnanya nampak ngga sama. Yang benar warnanya coklat, tapi bukan coklat muda.

Views All Time
Views All Time
2472
Views Today
Views Today
1
Pakai (Lagi) Barang Bekas, Siapa Takut?
Tagged on:                                             

4 thoughts on “Pakai (Lagi) Barang Bekas, Siapa Takut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com