Maret 2011 bagi saya benar-benar bulan baru. Pekerjaan, tantangan dan teman-teman baru menyertai Maretku.

Awal pekerjaan dimulai dengan pendidikan dan latihan yang diselenggarakan Diklat Kompas. Sayang saya kehilangan kesempatan ‘mencuri’ ilmu dan pengalaman dari Jacob Oetama, pendiri Kompas karena awal diklat Senin, 1 Maret saya berhalangan hadir.

Ilmu pertama datangnya dari Mas Joy, mengenai peliputan dan pemberitaan olah raga. Dilanjutkan dengan Mas Anton, mengenai perspektif bisnis dan ekonomi Kompas.

Yang paling saya tunggu-tunggu adalah kelas fotografi bersama mas Arbain Rambey. Ini terjadi di Jumat, 4 Maret pagi. Nanti dibagian lain akan saya share sebagian catatan selama kelas fotografi itu. Kelas fotografi usai, dan dilanjutkan materi in depth news (berita mendalam) bersama mbak Ninuk Pambudi.

Sebenarnya yang saya ingin bagi bukan pengalaman diklatnya. Namun saya terkesan pada sebaran kata-kata atau quote berkaitan dengan jurnalistik, di ruang diklat. Sebagai quote lover, tentunya saya tak mensia-siakan waktu mencatat kalimat-kalimat bagus itu 😀

Berikut delapan kata-kata pedoman di tembok ruang diklat lantai 5:
1. Assume nothing, verify anything!
2. Don’t trust anybody or anything that is checkable.
3. When in doubt, leave out.
4. Accuracy, Accuracy, Accuracy
5. Guessing doesn’t pay
6. The public area is the journalist’s domain. People acting in public and public figures can’t claim privacy.
7. Keep six honest serving-man (They taught me all I knew). They names are what and why and when and where and how and who.
8. Never look down on a person unless you are helping him up.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Views All Time
Views All Time
1124
Views Today
Views Today
2
kata-kata di ruang diklat
Tagged on:     

2 thoughts on “kata-kata di ruang diklat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com