Banyak cerita dari masa lalu. Bukan, bukan tentang kisah syahdu dari percintaan yang kandas di tengah jalan. Tapi ini tentang memori menyenangkan masa lalu. Saya termasuk generasi 90an yang ternyata sudah dua dasawarsa berlalu. Tua yee, anak-anak 90an sekarang, hahaha..


Tapi saya bangga menyebut diri “Generasi 90an” karena banyak memori indah di dalamnya. Malahan, kata beberapa psikolog di artikel ini, generasi 90an adalah salah satu generasi yang paling bahagia, lho. 🙂 Jadi bolehlah bangga dikit, sebagai orang yang lahir di masa itu 😉 Masa itu kami bermain ke rumah teman dengan memanggil namanya di depan rumah, bukan dengan sebuah PING! atau LINE call. Masa itu kami rajin beternak berbagai jenis binatang, rajin juga memberi makanan di saat mereka lapar dan rajin mengajak main, supaya binatang peliharaan kami di permainan Tamagochi tidak bosan. Masa itu kami rajin ke rumah teman untuk bertukar stiker, kertas surat, kertas organizer,Tazos, komik atau kartu basket. Masa itu kami menempelkan kertas di jidat teman yang menyebalkan sebagai tanda dirinya ngga boleh bergerak lagi, maklum, era film vampir dari Tiongkok. Hahaa.. Masa itu kami hanya kenal vampirnya berbaju khas negeri tirai bambu, tanpa muka glowing terkena sinar matahari. Boro-boro glowing, kena sinar matahari berarti cari mati itu vampir! 😀

Yang diperhatiin pada masa itu: Tamagochi!
Model vampir yang saya kenal 😀
Vampir jaman sekarang

 

Beranjak dewasa di masa itu berarti mulai baca majalah anak muda, seperti Gadis, Hai, Aneka Yess!, Anita, Kawanku dan masih banyak lagi. Beranjak dewasa di masa itu berarti rajin nonton MTV dan hafal nama-nama VJnya! Beranjak dewasa di masa itu berarti mulai belajar bahasa gaul ala Debby Sahertian (eh, apa kabar ya tante Debby?). Beranjak dewasa di masa itu berarti bisa merekam suara sendiri di tape compo dan mulai ala-ala penyiar radio, bikin kompilasi lagu-lagu favorit sendiri.

kaset keseringan ditiban dan replay rewind, akhirnya kusut, deh..
VJ Nadya dan VJ Mike berpose untuk sampul majalah Gadis

 

my favorite MTV VJ ever, Jamie Aditya! Sumber foto di sini

Ah, banyak cerita dari tahun 90an. Termasuk mulai masuknya komputer sebagai pelajaran di sekolah, kenal disket dan chatting di MIRC dengan awalan “ASL PLS” hahaha.. Ya ampun, ini anak jaman sekarang pasti bingung saya nulis apa ya 😀 Yang pasti saya hidup di masa-masa kalau galau curhat di diary, bukan Facebook; masa-masa absen teman yang main dilihat dari sandal di depan rumah teman yang giliran kami main ke rumahnya, bukan dilihat dari siapa saja yang di-tag di Path.


Memang, jaman sudah berubah. Ngga ada yang salah sama masa kini. Menurut saya, semua jaman bisa aja salah, tergantung individunya mau jadi seperti apa di masa itu. Misalnya, masa sekarang yang attached banget ya sama gawai alias gadget. Ngga salah, kalo memang menggunakan gawai seperlunya, tapi yang terjadi, saat ini kita sudah menjadi generasi nunduk yang ‘taat’ sama gawai. 🙁 Hmmm, kalo kamu termasuk generasi mana? Apa aja yang kamu rindukan dari masa-masa itu?

Views All Time
Views All Time
3278
Views Today
Views Today
3
Sekeping Kenangan di 90an
Tagged on:                                     

4 thoughts on “Sekeping Kenangan di 90an

  • 13 November 2015 at 8:12 AM
    Permalink

    jaman saya banget ini, dulu punya tamogchi, sama waktu smp sering kirim-kiriman surat sama seseorang, nunggu balesannya 1 minggu sekali hahahah asekkk, btw salan kenal ya mbak inna:)

    Reply
    • 13 November 2015 at 8:46 AM
      Permalink

      Beda banget sama jaman sekarang ya mas 🙂 salam kenal juga, makasih udah mampir ya 😉

      Reply
      • 26 November 2015 at 9:18 PM
        Permalink

        sekarang jamannya blogging mbak haha..ditunggu mampirnya ketempat saya 🙂

        Reply
        • 6 January 2016 at 10:48 PM
          Permalink

          Siap, mas 🙂

          Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com