Screen Shot 2016-03-08 at 10.42.51 PM

Kata orang, teman sejati itu bisa dihitung pakai jari. Iya, jenis orang-orang langka yang mungkin nggak setiap hari ada di hidup kita, nggak setiap hari ketemu, tapi selalu pas untuk jadi teman berbagi cerita senang dan sedih kapan aja. Bener banget, jenis orang-orang kayak gini nggak banyak ‘spesies’nya di hidup saya. Tapi beneran ada? Ya bener, dong! 😀

Kali ini tulisan saya di #MomiNat nggak bertema berat-berat, karena saya bakalan ngebahas partner ngeblog #MomiNat yaitu Momi alias Lia Picauly alias PJLP (iya, ini singkatan namanya sendiri –Priscilla Julia Leony Picauly). Iyalah, kapan lagi ngebahas teman ngeblog yang rutin bikin project blogging bareng.. Kan ada tuh peribahasanya: tak kenal maka tak sayang 🙂 Tapi sebelum ngobrol lebih lanjut tentang hal-hal yang saya sukai dari Momi, saya mau cerita secara singkat dulu bagaimana saya mengenalnya. Disclaimer: berkaitan dengan saya yang agak-agak long term memory loss ya, jadi harap maklum kalo dalam tulisan ini ternyata ada salah-salah karena penyakit lupa akut yang saya miliki 🙁

Foto di jaman muka masih polos :)))
Foto di jaman muka masih polos :)))

Saya mengenal sosok Momi, perempuan berambut ikal, bermata besar dan berbadan cukup besar ini sekitar tahun 2003. Cukup lama ya.. Saat itu saya tengah mengurus keperluan administratif  di kampus. Momi Lia ini mengantre tak jauh dari saya, hanya berjeda 1 orang. Proses perkenalan detail saya agak lupa, namun yang pasti dan saya ingat betul, perempuan berdarah Ambon yang lahir di Sorong ini memiliki nomor induk mahasiswa dengan akhiran 306, sedangkan saya 308. Singkat cerita, kami sekelas selama 1 semester di awal kuliah. Tentunya kami tak serta merta dekat di awal, namun seiring berjalannya waktu, kami mulai akrab dan bahkan tak hanya seru-seruan berdua, melainkan bersama dengan teman-teman satu kelas lainnya, kami mulai sering nongkrong dan makan bareng.

Saya dan Momi Lia (atas) bersama teman-teman di awal kuliah.
Saya dan Momi Lia (atas) bersama teman-teman di awal kuliah.

Buat orang yang baru pertama kenal sosok si Momi ini, pastinya agak terkaget-kaget. Gimana ngga, Lia ini termasuk orang yang unik, karena selain easy goingdia juga miss khayal! Hahaha.. Jangan heran kalau diawal-awal ngobrol tentang suatu topik, dia bisa tiba-tiba came up dengan pertanyaan semacam: “Gimana kalo ternyata pak X (nyebut nama salah satu dosen kumisan yang super garing dan hobi salah panggil nama mahasiswaternyata naksir elo?” HEHHHH?! 😀 😀 Daya khayalnya tinggi banget dan cenderung suka mengaitkan satu peristiwa dengan peristiwa lain (kadang nyata, tapi kebanyakan khayalan, zzzzz) Kita yang sering deket dia, super hafal dengan pertanyaan-pertanyaan ala Momi, yang kadang udah langsung di-cut sebelum kalimat selesai, haha.. Maaf ya.. *peace*

Kami saat liburan bersama di Jogjakarta
Kami saat liburan bersama di Jogjakarta. Ayo coba fokus di aksesoris-aksesoris yang ia pakai! Banyak kaaan.. Hahaha..

 

Momi si eksentrik
Momi si cewek pede dan nyentrik (tapi pose ini lagi manis, deh)

 

Selain hobi tanya-tanya dengan pertanyaan khayalannya, sosok Momski juga saya kenal sebagai sosok yang percaya diri dan nyentrik! Nyentrik karena suka hal-hal berwarna kuning di tengah warna kulitnya yang cukup kontras jika pakai warna kuning 😀 Hahaha.. Gapapa banget.. Ini yang bikin seru karena sosok Momi mengajarkan saya untuk pede buat pilihan-pilihan yang saya buat, termasuk memilih warna baju dan aksesoris. Eiya, talking about accessories, Momi termasuk orang yang suka bergaya unik dengan pilihan-pilihan aksesori yang ngga biasa alias seleranya gak pasaran. Hehehe.. Selain pencinta benda-benda etnik dan berukuran besar (waaah, apa tuh? 😀 ), Momi rajin padu padan aksesoris seperti kalung dan gelang. Jadi style-nya more into gypsy style gitu.. Keren yaaa! 😀 Inilah salah satu alasan di awal tulisan tadi saya menyebut Momi sebagai sosok yang unik. 🙂

Momi dan salah satu koleksi anting uniknya
Momi dan salah satu koleksi anting uniknya

 

Uniknya apa lagi? Tenang, masih banyak keunikan sosok Lia Picauly sehingga saya mungkin harus mengkategorikannya sebagai manusia langka yang harus dilestarikan.. #AposeBanget Tapi serius deh, jarang-jarang saya bisa menemukan sosok orang seunik Momi 🙂 Momi ini penggila film yang bisa jadi kamus film berjalan! Ingatannya bagus tentang cerita-cerita film, alur dan tokoh. Sungguh beda banget sama saya yang cepat lupa, haha.. Jadi okelah kalau Momi sudah merekomendasikan film-film ke kita, atau kita bisa juga minta rekomendasi film ke Momi 😀 Saya lupa (ya kan…) apakah saya pernah mengenalkan sosok Bona Ritchie ke Momi ya? Saya rasa mereka berdua bisa banget terlibat pembicaran seru soal film berhari-hari, kali ya. Mengingat almarhum Bona juga suka banget nonton film dan fasih diajak diskusi soal film 🙂

Oiya, karena kami sama-sama sekolah jurnalistik, jadilah kami sama-sama berkecimpung di dunia media, nih. Bahkan saya dan Lia sebenarnya pernah sekantor dulu di sebuah majalah fashion saat semester akhir kuliah. Beberapa kesamaan kami seperti suka mencoba hal baru dan menantang mungkin menjadi alasan pertemanan kami klop di berbagai sisi. Temasuk di hobi jalan-jalan dengan bujet minimalis, hehehe.. Siapa nggak mau, sih, bisa jalan-jalan dengan biaya terjangkau? Tanya Miss Picauly, deh, untuk suggestions beberapa destinasi yang pernah ia kunjungi, baik liburan pribadi ataupun liputan. Pengalamannya meliput berbagai tempat wisata dalam dan luar negeri tentu membuat saya kadang iri. Lebih dari itu, sosoknya mau berbagi, kok. So, don’t worry, pengalamannya pasti ia share dalam bentuk tulisan di majalah tempat ia bekerja ataupun cek blognya deh, karena beragam kisah perjalanannya tertuang di sana.

Saya dan Momi Lia saat liburan bersama, Januari lalu

Lebih dari itu semua, saya sangat suka kemandirian Momi. Pas banget kalau mau saya kaitkan dengan International Women Day tepat hari ini karena Momi mewakili sosok perempuan mandiri yang ngga menye-menye. Dia bahkan berani, lho, menyatakan cinta ke gebetannya waktu kuliah sebelum masa kuliah selesai! *Applause* 

Keren lah, dia pokoknya!

Sekarang kami masih sama-sama menikmati waktu-waktu seru untuk bekerja, cari pengalaman dan traveling. But we’re soon to be a wife and a mother.  Nggak kebayang kalo kami punya bayi karena kami sama-sama agak cuek dan nggak suka hal-hal ribet, hahaha.. Ini jadi hal-hal yang saya suka dari seorang Momi, tapi sebenarnya merupakan suatu kekurangan juga ngga, sih?! Hahaha..

Semoga semua yang seru-seru dari saya dan Momi Lia tetap bertahan ya! Amiin 😀

Mau tahu apa kata Momi soal saya di blognya? Cek di sini ya 😀

Screen Shot 2016-03-08 at 11.55.28 PM
Yess!!

Views All Time
Views All Time
1500
Views Today
Views Today
2
10 Things I Love About Momi
Tagged on:                         

2 thoughts on “10 Things I Love About Momi

  • 9 March 2016 at 12:24 AM
    Permalink

    No waayyy!! Disinggung soal pengakuan cinta..nyahahaha. Anyway, lo pernah kok kenalin ke Bona. Sama tuh, dia juga suka nonton Oscars show.

    Reply
    • 9 March 2016 at 12:26 AM
      Permalink

      Abis ini tulisannya gue tunjukin yaah ke oknum itu, hahaa.. Boleh nggak?

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com